SMA PANGUDI LUHUR DON BOSKO
SMA PL Don Bosko - Jl Sultan Agung No 133 Semarang 50234 - Indonesia  Telp. 024-8311015
Minggu, 19 November 2017  - 1 User Online  
BERANDABUKU TAMUHUBUNGI KAMI 



PROFIL
KURIKULUM SMA PL DON BOSKO SEMARANG

Sejalan dengan perkembangan pendidikan nasional memasuki tahun 2001, dengan mulai diperkenalkannya Kurikulum berbasis Kompetensi , setelah mempelajari isi kurikulum ruang gerak dan dinamika yang memungkinkan peserta didik berkembang optimal, maka YPL mendukung pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi.

Secara bertahap implementasi kurikulum dilaksanakan tiap unit kerja, SMA Pangudi Luhur Don Bosko yang belokasi di Jl Sultan Agung No 133 Semarang Jawa Tengah. Sejak awal telah melaksanakan KBK dari kelas X, XI hingga kelas XII. Merespon Permendiknas 24 tahun 2006 pasal 2 ( 3 ), tim Kurikulum SMA Pangudi Luhur Don Bosko mengembangkan Kurikulum yang mengacu pada Standar ISI dan Standar Kompetensi Lulusan. Serta berpedoman pada Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang dikeluarkan oleh BSNP. Kurikulum ini mulai dilaksanakan tahun pelajaran 2007 / 2008 di SMA Pangudi Luhur Don Bosko .


Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan dapat tercapai apabila proses pembelajaran mampu membentuk pola perilaku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan dengan melalui persiapan yang matang dam terencana dengan baik supaya dapat memenuhi :

  1. Kesiapan peserta didik untuk melanjutkan kejenjang lebih tinggi.
  2. Kesiapan peserta didik dalam menghadapai perkembangan dunia.
  3. Kebutuhan lingkungan masyarakat perkotaan.



1. Struktur dan Muatan Kurikulum

Struktur kurikulum SMA Pangudi Luhur Don Bosko meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai dari kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik , dan kelas XI serta Kelas XII yang merupakan program jurusan terdiri atas dua jurusan ( IPA dan IPS ). Pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapan pribadi, kecakapan sosial, kecakapan akademik atau kecakapan vokasional juga dikembangkan di SMA Pangudi Luhur Don Bosko secara terintegrasi dalam setiap kegiatan pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri.

 


2. Mata Pelajaran

Untuk kelas X terdapat 16 mata pelajaran kelas XI dan XII masing –masing 13 mata pelajaran .  Secara keseluruhan jenis mata pelajaran dan alokasinya perminggu tercantum pada strutur kurikulum SMA Pangudi Luhur Don Bosko. Standar kompetensi lulusan, standar kompetensi dan kompetensi dasar setiap mata pelajaran untuk setiap tingkat dan setiap semester.

 


3. Pengembangan Diri.

Kegiatan pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan bakat dan minat. Kegiatan pengembangan diri di SMA Pangudi Luhur Don Bosko diwujudkan dalam bentuk ekstrakurikuler yang dilaksanakan setiap hari Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.  Bentuk pengembangan diri yang wajib diikuti untuk kelas X Pramuka dan Taekwondo, sedangkan  kegiatan  pengembangan diri  sesuai dengan bakat dan minat antara lain  Bola Basket, Sepak bola, bulu tangkis, Paskibra, Jurnalistik, Pecinta alam, paduan suara, KIR.


4. Pengaturan Beban Belajar

SMA Pangudi Luhur Don Bosko melaksanakan pola pembelajaran menggunakan sistem paket yang berarti bahwa semua peserta didik, wajib mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku di SMA Pangudi Luhur Don Bosko.

Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program belajar melalui sistem tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan guru. Penugasan terstruktur adalah kegiatan pendalaman materi pembelajaran yang dirancang oleh guru untuk mencapai standar kompetensi dan waktu penyelesai tugasnya ditentukan oleh guru. Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh guru untuk mencapain standar kompetensi dan waktu penyelesaiaanya diatur sendiri oleh peserta didik.

Beban belajar tatap muka setiap jam pembelajaran adalah 45 menit. Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur maksimum 60 % dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan. Jumlah jam pembelajaran di kelas X sesuai dengan struktur kurikulum yang terdapat pada Standar Isi yaitu 38 jam pembelajaran perminggu. Sedangkan untuk kelas XI dan XII sebanyak 42 jam pembelajaran perminggu atau pada penambahan pembelajaran satu jam untuk Fisika , Kimia dan Biologi untuk Jurusan IPA dan penambahan satu jam untuk pelajaran Ekonomi untuk jurusan IPS dan matematika ditambahkan dua jam pelajaran baik IPA maupun IPS. Adapun penambahan jam tersebut diatas dengan petimbangan guna melayani peserta didik mencapai standar kompetensi lulusan.


5. Ketuntasan Belajar

Dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik, kompleksitas kompetensi dasar, serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. SMA Pangudi Luhur Don Bosko menetapkan ketuntasan belajar minimal yang berbeda untuk setap mata pelajaran dan setiap tingkat kelas. Kepada peserta didik yang telah mencapai ketuntusan belajar diberi layanan pengayaan dan bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan diberi layanan remidial dan perbaikan nilai. SMA Pangudi Luhur Don Bosko berupaya untuk selalu meningkatkan ketuntasan belajar minimal agar dapat mencapai ketuntasan maksimal. Daftar ketuntasan belajar minimal untuk setiap mata pelajaran di setiap tingkat kelas .


6. Kenaikan Kelas, Penjurusan dan Kelulusan

Kenaikan kelas dilaksanakan disetiap akhir tahun ajaran , ditentukan dari hasil belajar peserta didik selama dua semester, sesuai dengan kriteria dan ditetapkan pada rapat pleno dewan guru. Untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dilakukan penilaian yang menyeluruh dan berkelanjutan. Bentuk penilaian di SMA Pangudi Luhur Don Bosko adalah tes dan non tes yang dapat berupa tes tertulis ( Uraian dan pilihan ganda ) tes praktek, tes lisan, portopolio, penugasan proyek atau produk.

Penjurusan ditetukan pada saat kenaikan ke kelas XI dengan dibagi menjadi dua jurusan IPA dan IPS sesuai dengan kriteria penjurusan dan ditetapkan pada rapat pleno dewan guru.

Penentuan kelulusan disesuaikan dengan ketentuan dalam PP 19 / 2005 Pasal 72 Ayat (1) , peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah.

  1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
  2. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok agama  , kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga dan kesehatan.
  3. Lulus ujian sekolah  untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dan
  4. Lulus Ujian Nasional.


Ketentuan mengenai ujian sekolah dan ujian nasional menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku.






^:^ : IP 54.158.214.111 : 1 ms   
SMA PANGUDI LUHUR DON BOSKO
 © 2017  http://smapldonbosko.sch.id/